Barcelona Ditahan Valencia di Mestalla

Barcelona Ditahan Valencia di Mestalla

Valencia – Barcelona harus puas bermain imbang 1-1 melawan Valencia pada lanjutan La Liga Primera Division di Stadion Mestalla, Valencia, Minggu (26/11/2017) waktu setempat.

Hasil itu tidak mengubah posisi kedua tim. Barcelona masih memimpin klasemen dengan raihan 35 poin atau unggul empat poin dari Valencia yang berada di tepat di bawahnya.
Kedua tim tampil dengan mayoritas kekuatan terbaik. Hanya saja, Barcelona tidak bisa memainkan Gerard Pique yang posisinya diisi Thomas Vermaelen.

Pada awal pertandingan, Valencia tampil lebih agresif ketimbang Barcelona. Beberapa kali, lini tengah El Che yang dikomandoi Dani Parejo mampu menang berbagai duel melawan Andres Iniesta dan kawan-kawan.

Akan tetapi, Valencia gagal memberikan ancaman berarti kepada kiper Marc-Andre ter Stegen. Barcelona justru perlahan bisa tampil lebih baik dengan menguasai pertandingan.

Pada menit ke-29, wasit Ignacio Iglesias membuat keputusan mengejutkan. Tembakan Lionel Messi tidak mampu ditahan kiper Neto dengan sempurna.

Bola bergulir masuk menuju gawang Valencia. Neto melakukan penyelamatan kedua meski dalam tayangan ulang bola terlihat sudah sepenuhnya melewati garis gawang.

Akan tetapi, wasit tidak mengakui gol tersebut. Protes dari para pemain Barcelona tidak digubris sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki pertengahan babak kedua, Valencia mampu mencetak gol pembuka. Kolaborasi Goncalo Guedes dan Jose Gaya diteruskan sontekan Rodrigo Moreno yang mengoyak jala Barcelona.

Tertinggal 0-1, Barcelona berupaya meningkatkan serangan. Gerard Deulofeu dan Denis Suarez dimainkan untuk menggantikan posisi Ivan Rakitic dan Iniesta.

Perubahan komposisi pemain itu membuahkan hasil bagi Barcelona. Pada menit ke-82, El Barca menyamakan skor melalui Jordi Alba setelah menerima umpan Messi.

Kedua tim kemudian mencoba mencetak gol kemenangan. Namun hingga laga berakhir, skor tetap 1-1.

City Sementara Tertinggal 0-1 dari Huddersfield

City Sementara Tertinggal 0-1 dari Huddersfield

City Sementara Tertinggal 0-1 dari Huddersfield

Huddersfield – Manchester City mendominasi jalannya babak pertama laga melawan tim promosi Huddersfield Town. Akan tetapi, City ketinggalan 0-1 saat turun minum gara-gara gol bunuh diri Nicolas Otamendi.

Jalannya Pertandingan City mendominasi permainan di babak pertama dan memaksa Huddersfield bermain setengah lapangan. Akan tetapi, tim tamu sempat kesulitan menembus pertahanan Huddersfield yang cukup solid.

Sergio Aguero sempat menjebol gawang Huddersfield pada menit ke-13. Tapi, gol tersebut tak disahkan wasit karena Aguero lebih dulu terjebak offside ketika menyambut tendangan bebas Kevin De Bruyne.

Aguero punya kans pada menit ke-25, tapi tembakannya tak menemui sasaran. Sementara kesempatan yang didapat Otamendi pada menit ke-37 juga tak berbuah gol karena sepakan Otamendi dari luar kotak penalti sedikit melambung.

City kembali mengancam di menit ke-38. Tembakan voli Aguero ditepis oleh penjaga gawang Huddersfield, Jonas Loessl. Raheem Sterling punya kesempatan emas untuk menuntaskan bola muntah, tapi tembakannya melenceng.

Berselang lima menit, Fernandinho menyia-nyiakan peluang. Tembakannya dari dalam kotak penalti tak mengarah ke gawang.

Saat pertandingan memasuki injury time babak pertama, City malah kemasukan. Berawal dari situasi tendangan sudut, Otamendi secara tak sengaja membelokkan bola ke dalam gawangnya sendiri.

City ketinggalan 0-1 saat turun minum.

Greysia/Apriyani Kalah di Final

Greysia/Apriyani Kalah di Final

Greysia/Apriyani Kalah di Final

Kowloon – Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus puas jadi runner-up Hong Kong Terbuka Super Series 2017 setelah kalah dari Chen Qingchen/Jia Yifan di final.

Greysia/Apriyani terlibat dalam duel tiga gim pada pertandingan partai puncak yang dilangsungkan di Hong Kong Coliseum, Minggu (26/11/2017). Mereka kalah 21-14, 16-21, dan 15-21.

Menghadapi pasangan ganda putri unggulan pertama dari China itu, Greysia/Apriyani sebenarnya mampu mengawali pertandingan dengan menjanjikan setelah merebut gim pertama dalam waktu 21 menit.

Akan tetapi, Chen Qingchen/Jia Yifan kemudian bangkit di gim kedua untuk menyamakan kedudukan jadi 1-1. Kebangkitan itu dimantapkan lewat kemenangan di gim ketiga, membuat partai ini tuntas dalam waktu 70 menit.

Hasil tersebut membuat Greysia/Apriyani gagal mengulangi kesuksesannya menundukkan lawan yang sama di Prancis pada partai semifinal bulan Oktober lalu. Catatan pertemuan keduanya kini menjadi 1-1.

Kekalahan turut membuat wakil Indonesia cuma mampu membawa pulang satu gelar juara dari kejuaraan di Hong Kong ini setelah sebelumnya Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berjaya di nomor ganda putra.

Bayern Munchen Terkapar di Kandang Monchengladbach

Bayern Munchen Terkapar di Kandang Monchengladbach

Gladbach – Bayern Munchen kalah 0-2 dari Borussia Monchengladbach pada laga pekan ke-13 Bundesliga Jerman, di Stadion im BORUSSIA-PARK, Sabtu (25/11/2017). Hasil ini membuat sembilan kemenangan beruntun Die Bayern harus terhenti.


Meski gagal meraih poin penuh, The Bavarians tetap berada di puncak klasemen sementara Bundesliga dengan mendulang 29 poin. Mereka unggul lima poin atas Gladbach yang menempati urutan kempat.

Bermain di kandang lawan, Bayern Munchen tampil menekan sejak bola digulirkan. Akan tetapi, upaya Die Roten mencetak gol lewat aksi Corentin Tolisso pada menit ke-15 dan Sebastian Rudy menit ke-29 masih belum membuahkan hasil.

Masuk menit ke-39, Monchengladbach berhasil unggul lebih dulu berkat eksekusi penalti Thorgan Hazard. Hadiah sepakan 12 pas itu diberikan wasit setelah Niklas Sule menyentuh bola di kotak terlarang.

Satu menit jelang turun minum, tim tuan rumah mampu menggandakan keunggulan. Bola hasil sepakan kaki kanan Matthias Ginter dari dalam kotak penalti, gagal dihalau kiper Bayern, Sven Ulreich.

Tertinggal dua gol pada paruh pertama, Bayern Munchen meningkatkan tempo serangan. Klub asuhan Jupp Heynckes itu baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-74.

Eksekusi tendangan bebas Arturo Vidal menghujam deras gawang Monchengladbach. Sayang, hingga laga berakhir, Bayern Munchen gagal mengejar ketertinggalan. Borussia Monchengladbach menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1.

Kevin/Marcus Jejak Babak Final

Kevin/Marcus Jejak Babak Final

Kevin/Marcus Jejak Babak Final

Kowloon – Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon membuka peluang untuk mencetak gelar juara di Hong Kong Terbuka Super Series 2017. Mereka melaju ke babak final.

Dalam babak semifinal di Hong Kong Coliseum, Sabtu (25/11/2017), Kevin/Marcus tak dipaksa bermain tiga gim oleh pasangan China, Li Junhui/Liu Yuchen. Ganda putra Indonesia, yang tampil sebagai unggulan pertama, itu menang 21-13, 16-21, dan 21-13.

“Kami tak terlalu memikirkan poinnya. Kami fokus satu demi satu. Sama saya tenangin juga,” kata Marcus dalam rilis

“Pokoknya kami tahan terus dan saling support di lapangan. Saya mencoba melakukan yang terbaik saja,” Kevin menimpali.

Kemenangan itu membawa Kevin/Marcus lolos ke babak final. Mereka akan berebut gelar juara dengan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. Pasangan Denmark itu melaju ke final usai menyingkirkan ganda Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko.

Jika sanggup menjadi juara, Kevin/Marcus bakal meraih titel super series untuk kali keenam tahun ini. Sebelumnya, mereka juara di All England, India. Malaysia, Jepang dan China.

“Buat besok nggak ada persiapan khusus. Karena kondisi lapangan beda dengan di Tiongkok. Harus lebih siap aja, karena lawan juga nggak mudah. Apapun yang terjadi di lapangan harus tenang dan tetap mengontrol pertandingan,” ujar Kevin.

Liverpool vs Chelsea Sama Kuat Saat Turun Minum

Liverpool vs Chelsea Sama Kuat Saat Turun Minum

Liverpool vs Chelsea Sama Kuat Saat Turun Minum

Liverpool – Tak ada gol tercipta di babak pertama Liverpool vs Chelsea di Anfield, Minggu (26/11/2017) dinihari WIB. Kedua tim sama-sama punya sejumlah momen bagus.

Jalannya Pertandingan

Liverpool melakukan tusukan di menit kedua lewat Mohamed Salah yang sedang cemerlang musim ini. Tapi sepakannya mudah diblok pertahanan Chelsea.

Liverpool mencoba mendominasi di awal pertandingan, sementara Chelsea cenderung menunggu di areanya sendiri. Salah melakukan tusukan lain di menit ke-10 usai menerima umpan Daniel Sturridge, kali ini sepakannya melambung.

Sebuah serangan dari sisi kiri berujung kesempatan lain untuk tuan rumah. Umpan silang Alberto Moreno disambar James Milner di depan kotak penalti, tapi melambung.

Chelsea perlahan keluar dari tekanan dan menebar ancaman. Sepakan keras Eden Hazard di menit ke-21 masih bisa dihalau oleh Simon Mignolet.

Tiga menit kemudian, Danny Drinkwater mendapatkan peluang bagus. Drinkwater menerima umpan terobosan dan tinggal menghadapi Mignolet. Tapi dia sedikit kalah gesit dari Mignolet yang bisa menyerobot bola di kakinya.

Tak berjalan lama, giliran Davide Zappacosta yang mendapatkan kesempatan. Bek sayap Chelsea itu mendapatkan bola di sisi kanan dan melepaskan tendangan keras dan terhalau.

Chelsea melanjutkan tekanannya, kali ini lewat tendangan bebas. Eksekusi Marcos Alonso hanya tipis saja di samping kanan gawang Liverpool.

Liverpool menciptakan peluang bagus di menit ke-41 melalui aksi Salah. Salah menyerang lewat kanan, bergerak memotong ke tengah, lalu melepaskan sepakan dengan kaki kirinya. Bola melesat tipis ke kiri gawang Chelsea.

Chelsea merespons tak lama berselang melalui Alvaro Morata. Sepakannya dari luar kotak penalti juga bergulir melebar. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Jose Mourinho Disemprot Legenda Manchester United

Jose Mourinho Disemprot Legenda Manchester United

Manchester – Legenda Manchester United Eric Cantona mengatakan Jose Mourinho telah membuat The Red Devils kehilangan jati diri dengan taktik yang diterapkannya.

Mourinho memang dikenal sebagai manajer dengan gaya main yang pragmatis. Eks manajer Inter Milan tersebut lebih mementingkan hasil akhir ketimbang bermain dengan apik.
Bahkan, tidak jarang Mourinho menginstruksikan anak asuhnya untuk bertahan sepanjang laga demi memetik hasil positif. Melihat hal tersebut, Cantona menilai taktik Mourinho sangat berbeda jauh dengan filosofi permainan Manchester United.

“Manchester United selalu bermain dengan menarik dan para pemain sangat menikmatinya. Bahkan, ketika era Sir Matt Busby, itu adalah filosofi tim. The Red Devils memiliki permainan yang kreatif dengan passing dan juga pergerakan pemain yang baik,” kata Cantona.

“Saya menyukai Mourinho. Namun, saya lebih suka jika Manchester United bermain lebih menyerang karena itu mencerminkan jati diri tim. Hal tersebut seperti Barcelona, jika mereka bermain secara bertahan itu tak seperti biasanya.”

“Begitu juga di Manchester United, filosofi itu sangat kuat dan sekarang mulai memudar. Namun, saya pikir Mourinho akan mengantarkan The Red Devils merengkuh banyak gelar,” ujar pria asal Prancis tersebut.

Semenjak menukangi Manchester United pada musim 2015-2016, Jose Mourinho telah mengantarkan anak asuhannya meraih tiga gelar yakni Piala Liga Inggris, Liga Europa dan Piala Super Liga Inggris.

Juan Mata Antusias Sambut Comeback 3 Pemain MU

Juan Mata Antusias Sambut Comeback 3 Pemain MU

Manchester – Juan Mata antusias menyambut kembalinya tiga pemain Manchester United, yaitu Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba dan Marcos Rojo. Menurut Mata, ketiga pemain tersebut bisa melecut performa MU.

Manchester United mendapat tambahan kekuatan setelah Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba dan Marcos Rojo pulih dari cedera. Bahkan, ketiga pemain tersebut telah masuk ke dalam skuat ketika Manchester United meraih kemenangan 4-1 atas Newcastle United pada pertandingan pekan ke-12 Premier League, di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (18/11/2017).

Pada pertandingan tersebut, Paul Pogba memulai laga sebagai starting lineup. Sementara itu, Ibrahimovic masuk sebagai pengganti Anthony Martial. Adapun Marcos Rojo menghuni bangku cadangan.

“Semakin kami fit untuk bermain maka akan jauh lebih baik. Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba adalah pemain berpengalaman, pemain top dan mereka memberi banyak hal serta menentukan di lapangan. Itu adalah dorongan besar bagi kami,” ujar Mata.

“Ibrahimovic dan Rojo sudah lama absen dan senang bisa melihatnya kembali bermain. Mereka berlatih dan berjuang keras untuk kembali. Jadi, sangat positif melihat mereka di lapangan dan tampil dengan baik.”

“Paul Pogba pun sama. Anda tahu betapa dia menyukai sepak bola. Dia benci berada di luar lapangan. Jadi, itu adalah minggu yang luar biasa bagi kami dalam hal kembalinya pemain cedera. Itu adalah dorongan besar bagi seluruh tim dan berpengaruh untuk mentalitas skuat,” kata Mata.

Saat ini, Manchester United menempati posisi kedua klasemen Premier League dengan perolehan 26 poin. The Red Devils tertinggal delapan poin dari pemimpin klasemen, Manchester City.

Liverpool Gagal Menang atas Sevilla

Liverpool Gagal Menang atas Sevilla

Sevilla – Liverpool merelakan keunggulan tiga gol pada babak pertama saat berhadapan dengan Sevilla. Tim tuan rumah sukses menyamakan kedudukan dan memaksakan hasil imbang.

Meski bermain sebagai tim tamu Liverpool langsung mengambil inisiatif serangan. Alhasil, Roberto Firmino berhasil membawa The Reds unggul pada menit ke-2.

20 menit berselang, The Reds memperbesar keunggulan setelah Sadio Mane sukses menceploskan bola ke gawang Sevilla yang dijaga Sergio Rico.

Unggul dua gol, Liverpool tak lantas mengendurkan serangan. Firmino kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-30 setelah memanfaatkan bola muntah dari tendangan Sadio Mane.

Memasuki babak kedua, Sevilla mulai meningkatkan intensitas penyerangan. Rojiblancos memperkecil ketertinggalan setelah Ben Yedder sukses memanfaatkan tendangan bebas Ever Banega pada menit ke-51.

Memasuki menit ke-59, Sevilla mendapatkan penalti akibat aksi injakan Moreno kepada Ben Yedder. Ben Yedder yang ditunjuk sebagai algojo dengan tenang mengarahkan bola ke sisi kanan gawang.

Petaka bagi Liverpool hadir menjelang akhir laga. Guido Pizarro berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan mendatarnya pada menit ke-93. Hingga peluit akhir dibunyikan kedua tim gagal mendulang gol.

Satu poin yang diraih Liverpool, membuat mereka masih memimpin klasemen Grup E dengan perolehan sembilan poin. The Reds hanya unggul satu poin dari peringkat kedua, Sevilla.

Barcelona Siapkan Transfer Dramatis: Bajak Ozil

Barcelona Siapkan Transfer Dramatis: Bajak Ozil

Barcelona – Barcelona bisa membuat transfer dramatis pada bursa transfer musim dingin Januari nanti. Blaugrana berpotensi membajak playmaker Arsenal, Mesut Ozil.

 

Sekretaris Teknik Barcelona, Robert Fernandez, ingin klub melupakan Philippe Coutinho. Ozil dinilai pemain yang lebih realistis untuk mendarat di Camp Nou.
Barcelona sudah tiga kali menawar Coutinho, tapi semuanya ditolak Liverpool pada musim panas lalu. Tim asuhan Ernesto Valverde butuh gelandang anyar sebelum melepas Andre Gomes atau Rafinha Alcantara.
Manajer Umum Barcelona, Pep Segura, juga sepakat bila klubnya meminang Ozil. Kontrak Ozil yang habis pada Juni 2018 membuat harga pemain internasional Jerman itu lebih murah.
Selain itu, Ozil juga bisa dimainkan di Liga Champions musim ini, karena Arsenal hanya berkiprah di Liga Europa. Berbeda dengan Coutinho, yang tidak bisa dimainkan Barcelona jika pindah Januari nanti.

Ozil sesungguhnya bisa diboyong Barcelona pada 2010 dengan harga 8 juta euro. Tapi, Xavi Hernandez dan Andres Iniesta kala itu tak tersentuh di lini tengah Blaugrana.

Real Madrid pun kemudian mendatangkan Ozil dari Werder Bremen. Adalah Jose Mourinho yang menginginkan Ozil ada di Los Blancos pada 2010.

Sekarang, Mourinho juga menginginkan Ozil berkostum Manchester United dengan status bebas transfer pada musim panas 2018. Tapi, Barcelona bisa lebih unggul dibanding MU, karena siap membayar agar Ozil lebih cepat bergabung.